Sinergi Indofood, Bali United dan Indra Sjafri Untuk Sepakbola Indonesia

Tengah pekan kemarin, bertempat di Rumah Indofood Pekan Raya Jakarta 2016, berlangsung sebuah acara dengan tajuk “Ngobrol Bola Bareng Indra Sjafri” .  Hadir dalam acara tersebut tentu saja Coach Indra Sjafri dan didampingi dua anak didiknya di Bali United Bek Kiri Ricky Fajrin dan Gelandang I Gede Sukadana.

Acara yang dipandu oleh bung Rico Ceper menghadirkan pula bapak Fierman Authar sebagai perwakilan dari pihak Indofood. Mengawali diskusi Bapak Fierman mengatakan kenapa Sepakbola yang dipilih oleh Indofood. ” Indofood ingin berinteraksi dengan anak muda Indonesia salah satunya dengan sepakbola. Kenapa sepakbola? Karena sepakbola diminati oleh sebagian besar masyarakat indonesia. Sepakbola bisa dinikmati dimana saja, kapan saja persis seperti produk Indofood” Ujar Marketing Manager Indofood ini.

Indofood dan Sepakbola Usia Dini

Kenapa Bali United, karena Bali United adalah rising star, calon jagoannya sepakbola Indonesia tambah Fierman. FYI saat ini Indofood mensponsori 3 klub Sepakbola Indonesia, selain Bali United ada juga Persib dan Celebes FC.

Fierman Authar perwakilan dari Indofood

Fierman Authar perwakilan dari Indofood

Saat ditanya apakah akan ada daerah / klub lain yang akan disponsori Indofood, Fierman mengaku ada kemungkinan ke arah sana. “Kita lihat saja, untuk saat ini 3 klub ini akan dioptinalkan dulu” Apakah Indofood akan membuat kompetisi nasional Marketing Manager Indofood itu tak menapik rencana ke arah sana. Sebelum sepakbola Indofood sudah menjadi sponsor nasional untuk cabang bulu tangkis. “Saat ini kita akan berkenalan dengan sepakbola indonesia dulu” ujar beliau.

Indra Sjafri Berbicara Seleksi dan Empat Penilaian

Mendengar kata Indra Sjafri, kita akan langsung terbayang sukses Timnas U19 yang berhasil juara AFF dan lolos ke AFC usai kalahkan Korea Selatan di GBK. Coach Indra bercerita untuk mendapatkan pemain Timnas U19 tidaklah mudah. Ia harus blusukan ke berbagai wilayah. Saat itu terkumpul sekitar 150 orang, Proses seleksi Coach Indra dan Tim pelatih waktu itu berdasar pada empat kemampuan, skill, fisik, taktikal  dan mental.

Indra Sjafri, Ricky Fajrin dan Sukadana

Indra Sjafri, Ricky Fajrin dan Sukadana

Saat Rico Ceper bertanya, apakah ukuran fisik mempengaruhi coach Indra berpendapat untuk posisi tertantu berpengaruh, Seperti Kiper, Center Bek dan Striker. Tapi yang paling penting 4 hal tadi (skill, fisik, taktikal  dan mental)

Pemain Favorite dan Jagoan Piala Eropa

 

Menurut Ricky Fajrin, Coach Indra adalah pelatih yang berkarakter. Jebolan SSB Tugu Muda ini jadi salah satu eks timnas U19 yang dibawa Indra Sjafri ke Bali United. Selain Fajrin pemain bali United yang juga merupakan mantan Timnasu U19 adalah i Yabes Roni Malaifani, Awan Setho Raharjo dan Martinus Novianto.

Saat ditanya jagoan di Piala Eropa Fajrin mengaku menjagokan Inggris, Sementara Sukadana menjagokan Belgia dan Coach Indra memilih mendukung Jerman.

Sementara mengenai pemain Idola, R Fajrin yang merupakan Bek Kiri Bali United mengaku ngefans dengan Marcelo dan Ismed Sofyan. Sementara Sukadana memilih mengidolai Luca Modric

Faktor Utama : Masalah Mental
Menurut Indra Sjafri ada tiga tahap pembinaan di youth development, 6-12 tahun Grass Root, tanpa pelatih pun tidak apa apa untuk jenjang ini. Lalu 13-15 tahun Youth premature fase, Sudah ada jenjang kompetisi seperti piala dunia di usia ini. sedangkan yang terakhir 16 – 19 tahun. Tiga tahapan ini harus dilalui pemain dengan baik. Tak hanya pembinaan skill sepakbolanya, tapi juga akhlak, Sttitude dan pengetahuannya. Skill tanpa kecerdasan pastiakan kurang. Pemain sepakbola harus lebih pintar dari semua profesi. “Kalau saya hakim saya ragu ragu untuk memutuskan suatu perkara, saya bisa tunda sementara. kalau di sepakbola jangankan menunda, bertanya ke pelatih saja tidak bisa. dia harus memutuskan apa yang harus dia lakukan saat itu juga”

Kenapa timnas U19 bisa hebat, menurut Indra Sjafri selain mempunyai skill mereka juga mempunyai hati. Mereka benar – benar bangga dengan Garuda di dada dan ingin berbuat yang terbaik untuk bangsanya. Membangkitkan itu memang butuh waktu. Mental seperti ini yang sedang saya bangun di Bali United. Makanya saya minta waktu 5 tahun di Bali United, tahun ketiga saya akan memberikan prestasi.

Sinergi Bali United dan Indofood untuk sepakbola Indonesia

Sinergi Bali United dan Indofood untuk sepakbola Indonesia

Indra Sjafri : Saya tidak mau diintervensi

Indra Sjafri mengaku tidak mau diintervensi saat memilih pemain. “Siapapun seharusnya tidak bisa intervensi dan menitipkan pemain yang akan bermain kepada pelatih. Jadi pemain memiliki hak penuh dalam memilih dan tak memilih pemain yang bertanding,” kata Coach Indra

Saya mendapatkan kepuasan melatih di klub ini karena saya tak diintervensi oleh siapapun termasuk oleh pemilik klub,” Tambahnya

Saat melatih klub, dirinya juga tak memiliki pemain kesayangan yang selalu dimainkan dalam setiap pertandingan, karena semua pemain memiliki kemampuan yang merata.

Ngobrol Bola Bareng Indra Sjafri

Ngobrol Bola Bareng Indra Sjafri

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa

Latest posts by Arista Budiyono (see all)

Related Posts

About The Author

Add Comment