Sikap FIFA Soal Regulasi Pergantian 5 Pemain di Liga 1

Bagikan Berita Ini

Selaku induk sepakbola dunia FIFA pada tanggal 12 April 2017 kemarin, FIFA sudah memberikan surat tanggapan terkait regulasi pergantian 5 pemain dalam satu pertandingan tersebut yang ditandatangani oleh Marco Viliger di kompetisi Liga 1 Gojek Traveloka nanti.

Tanggapan surat dari FIFA tersebut langsung ditunjukan bagi Joko Driyono yang saat ini menjabat sebagai PLT Sekjen PSSI.

Pergantian 5 pemain dalam satu pertandingan di kompetisi Liga 1 diterapkan oleh PSSI, menurut Joko Driyono akan lebih memberikan kesempatan bagi talenta-talenta muda tanah air, karna pada regulasi baru ini juga didukung oleh kebijakan PSSI yang mewajibkan setiap klub harus memainkan minimal 3 pemain U-23 selama 45 menit pertama.

Dalam suratnya tersebut, FIFA juga memberikan sebuah apresiasi kepada PSSI terkait kebijakan pergantian pemain pada kompetisi baru nanti, FIFA  juga mendukung sekalugus memuji niat PSSI dalam mempromosikan dan mengembangkan pembinaan usia muda di Indonesia.

“Kami sangat menghargai PSSI menghubungi FIFA terkait adanya inisiatif khusus untuk mempromosikan pengembangan pemain usia muda sebagaimana yang PSSI uraikan dalam email. Kami telah mempertimbangkan proposal tersebut dengan berdasarkan bahwa semua klub peserta liga 1 untuk (dapat) memainkan minimal 3 pemain U-23 selama minimal 45 menit per pertandingan.”

“Perlu juga dicatat banyak liga-liga di dunia yang memiliki aturan untuk mempromosikan pengembangan pembinaan usia muda, FIFA juga akan memberikan panduan rinci yang berbeda kepada PSSI, agar bisa membantu PSSI terkait hal itu.”

“Kami juga tertarik mengetahui pandangan PSSI bagaimana pemain pengganti tambahan dijalankan dan rencana skenario ketika ada yang cedera dan pengusiran. FIFA berharap dapat memberikan dukungan sepenuhnya dalam hal promosi usia muda dan akan menyediakan pendapat ahli apabila PSSI inginkan,” tulis FIFA.

Ketua Umum PSSI, Edy Ramayadhi mengatakan usai mendapatkan tanggapan surat dari FIFA tersebut, PSSI akan terus melakukan komunikasi secara intens dengan FIFA. Komunikasi intens tersebut lebih kepada penjelasan detail konsep percepatan pengembangan sepakbola di tanah air, khususnya bagi pengembangan usia muda di Indonesia.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment