Sepakbola Menyatukan Kita. Cerita perjalanan Nonton Timnas di Thailand

Bagikan Berita Ini

Jumat siang 16 Desember 2016 saya terlihat panik di depan pintu masuk Gate 2 Bandara Soekarno Hatta. ID Card media untuk final leg kedua ketinggalan di rumah. Jadwal penerbangan saya pukul 14.00 wib. Pilihannya saya berangkat ke Thailand tanpa ID Pers atau menunggu orang rumah mengantarkan ke Bandara dengan konsekuensi tertinggal penerbangan.

Akhirnya saya memilih berangkat ke Thailand tanpa membawa ID Card Media.

Satu hal yang tidak lupa saya bawa adalah Proman Minuman Energi. Proman minuman energi dengan kandungan Multi Ginseng, Vitamin B Kompleks dan Mineral pastinya dapat meningkatkan tenaga extra lama, menjaga stamina tubuh serta membuat saya tetap bersemangat selama perjalanan menuju ke Thailand. Siang ini saya pilih minum Proman Hijau dengan rasa sparkling cider atau apel langsung menyegarkan tubuh saya.

Beruntung saya di ingatkan seorang rekan Suporter Inter Club Indonesia soal ada beberapa rekan yang menggunakan pesawat sore 16.45 wib jadi bisa dititip melalui mereka. Kebetulan sebelum keberangkatan ke Thailand saya sempat mengumpulkan rekan rekan yg berencana awaydays dalam satu group Whatapps. Kami jadi tahu jadwal penerbangan dan lokasi menginap beberapa suporter yang lain.

Akhirnya saya bisa terbang dengan aman sesudah memastikan ID Card saya aman sampai Bangkok.
15622058_10207918576099152_1500562983260807095_n

Perjalanan Air Asia QX 256 lancar. Bahkan di atas pesawat kami di suguhkan game soal timnas karena sebagian besar penumpangnya adalah suporter Indonesia. Baca Dukungan Timnas dari atas 38rb kaki. 

Maghrib saya mendarat di Don Mueang airport. Kedatangan saya berbarengan dengan beberapa maskapai lain. Hasilnya antrian di Imigrasi sampai 1,5 jam lebih

Untuk menuju hotel kami menumpang bis jemputan rombongan Milanisti Indonesia. Dari hotel mereka baru disambung taksi menuju hotel. Lumayan ngirit.

Cek in di Hotel Platinum Suite sekitar jam 22.00 wib. Berberes sebentar kemudian kita janjian untuk mencari makan di luar. Total ada 10 orang yang menginap di hotel yang sama.

Khaosan kami pilih untuk tempat mencari makan. Kawasan yang mirip Jl Legian di Bali ini ramai sekali oleh para wisatawan yg menikmati dentuman musik dan berapa botol minuman. Saya menyantap Pad Thai untuk pengganjal perut. Waktu menunjukan pukul 01.30 tapi badan masih oke nih. Manfaat Proman Minuman Energi yang tadi saya minum sebelum berangkat masih terasa dalam menjaga stamina tubuh saya.

Melihat Latihan Timnas dan Berburu Tiket di KBRI

Sabtu pagi adalah hari yang dinanti, malam nanti Indonesia akan menghadapi tuan rumah Thailand di leg 2 final AFF 2016.

Agenda hari ini, melihat latihan timnas, ke KBRI lanjut ke stadion. Tak semua rekan yang menginap satu tujuan, ada yang memilih berwisata ke Grand Palace.

Saya memilih meliput timnas kemudian menuju KBRI karena masih ada beberapa rekan yang belum mempunyai tiket masuk

Usai makan siang di sekitaran KBRI kami lanjut menuju Rajamangala stadion. Tak lupa saya minum Proman Merah, dengan rasa premium anggur langsung terasa segarnya dan nanti pasti akan lebih bersemangat saat memberikan dukungan ke Timnas. Sekitar pukul 14.00 kami sudah sampai di stadion yang berkapasitas 50ribu tempat duduk tersebut.

Sudah banyak yang hadir, namun baru beberapa suporter Indonesia yang datang. Rombongan besar Suporter yang berangkat dari KBRI baru datang sekitar pukul 16.00 wib.

Keramahan Suporter Thailand

Sejak sampai di stadion keramahan nampak dari suporter tuan rumah. Kami diajak foto bersama entah berapa puluh kali.

Teror hanya dilakukan suporter Thailand selama 90 menit di stadion. Sesudah itu, kita tetap bersahabat. Bahkan saat penyerahan medali juara dua tribun utara dan selatan Thailand meneriakan Indonesia Indonesia.

Usai pertandingan pun rasa hormat itu ditunjukan suporter tuan rumah. Mereka menghibur kami, memberi semangat kami.

Karena sepakbola sesungguhnya adalah alat pemersatu.

Bagaimana kita lihat polarisasi masyarakat Indonesia seakan sirna dengan digelarnya AFF. Kubu pro anu dan kubu kontra itu seakan larut tanpa beda saat duduk menonton Boaz berlaga.

Semoga PSSI baru menyadari potensi besar ini dan bersungguh-sungguh mengelola sepakbola Indonesia.

Arista Budiyono

Dicari dengan kata kunci :

  • perjalanan nonton timnas
  • proman hijau
Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment