Rian/Fajar Tatap Olimpiade 2020

Bagikan Berita Ini

Olimpiade Tokyo memang masih empat tahun lagi, namun Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) sudah memproyeksikan beberapa atletnya untuk berlaga diajang yang diselenggarakan per-empat tahun itu. Salah satunya adalah pasangan ganda putra Muhammad Rian Ardianto dan Fajar Alfian. Nama Rian dan Fajar masuk dalam jajaran kandidat atlet yang akan berlaga di Tokyo setelah berhasil menjuarai Taiwan Masters 2016.

Pada partai final yang berlangsung hari minggu kemarin itu, pasangan Rian/Fajar berhasil menekuk ganda tuan rumah Chen Hung Ling/Wang Chi Lin dengan 11-6, 11-6, 11-13, 9-11, dan 12-10. Kepala pelatih ganda putra PP PBSI, Herry Iman Piergadi juga membenarkan adanya proyeksi empat pasangan ganda putra Indonesia untuk persiapan olimpiade 2020 di Jepang.

Beliau juga mengungkapkan selain pasangan Rian dan Fajar, akan ada pasangan lain yang juga diproyeksikan sama. Seperti Angga Pratama/Ricy Karanda Suwardi, Rian Agung Saputro/Berry Angriawan, serta Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Markus Fernaldi Gideon.
Untuk sekedar diketahui, bahwa pada Olimpiade 2020 nanti di Jepang, setiap negara dapat mengirimkan dua pasangan ganda putra. Dan untuk dapat berlaga di Olimpiade ini setiap pasangan haruslah setidaknya ada di delapan besar peringkat dunia.

Pada Olimpiade yang lalu Indonesia berhasil meraih mendali emas dari ganda campuran Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sukses mereka berdua saat itu menjadi perbincangan hangat karna mereka berdua mempersembahkan mendali emas Olimpiade bertepatan dengan ulang tahun Republik Indonesia. Namun, sukses tersebut tidak diikuti oleh pasangan ganda putra Indonesia Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan, walaupun saat itu menjadi unggulan dan diprediksi akan mendapat mendali emas; namun, nyatanya mereka berdua tidak sanggup memberikan mendali untuk Indonesia, meskipun hanya perunggu.

Inilah yang coba dibenahi oleh PBSI, seluruh sektor ganda putra harus dibenahi hingga Indonesia dapat kembali berjaya di kompetisi-kompetisi besar lainnya. Meskipun Rian dan Fajar berhasil menjuarai turnamen Taiwan Masters, tetapi ada banyak hal yang harus dibenahi oleh mereka berdua, pelatih, staff dan PBSI sendiri.

Pasangan ini mesti banyak belajar lagi, karna penampilannya bisa dibilang belum begitu konsisten dan jam terbangpun masih kurang jauh dibanding pasangan Indonesia yang lain seperti Angga Pratama/Ricky Karanda atau Agung Sapurto/Berry Angriawan.Meski begitu disisi yang lain pasangan ini masih sangat muda dan masih banyak kesempatan. Mereka bedua-pun memiliki potensi untuk menjadi generasi penerus ganda putra Indonesia di masa mendatang.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment