Raihan Juara GP beruntun Vinales

Balapan seri kedua Motogp 2017 yang digelar di Sirkuti Termas Rio de Hondo, Argentina kemarin (9/4/2017), menjadi panggung bagi pembalap muda asal Spanyol Maverick Vinales, kemenangan di GP Argentina menjadi kemenangan beruntun kedua baginya, sebelumnya pada pembukaan Motogp 2017 di Qatar (27/3/2017, sang pembalap baru tim Yamaha factory tersebut juga berhasil keluar sebagai yang tercepat.

Maverick Vinales yang memulai start pada posisi keenam pada awal balapan di Sirkuit Termas Rio de Hondo mampu mengakhiri race menjadi yang pertama di GP Argentina, berselisih waktu 3 detik dengan rekan setimnya Valentino Rossi.

Sedangkan The Doctor Valentino Rossi yang start pada posisi ketujuh berhasil naik podium kedua, balapan ini juga menjadi balapan ke-350 Valentino Rossi sepanjang keikutsertaannya di ajang motogp.

“Tadi merupakan balapan yang sulit, sangat sulit. Saya memulai balapan dari posisi start keenam. Start saya tidak jelek dan saya bisa melewati pembalap-pembalap lain secepat mungkin, hingga berada di belakang Cal (Crutchlow),” kata Vinales setelah balapan.

Untuk posisi ketiga di GP Argentina menjadi milik pembalap berjulukan “The British Bulldog” asal Inggris Cal Crutchow, yang memulai balapan dari posisi ketiga.

Pada seri pertama dan kedua Maverick Vinales memang selalu menunjukan dominasi dalam latihan bebas, ataupun saat race berlangsung.

Spainish biker Maverick Vinales, rides his Yamaha to win the MotoGP race of the Argentina Grand Prix at Termas de Rio Hondo circuit, in Santiago del Estero, Argentina on April 9, 2017. / AFP PHOTO / JUAN MABROMATA

Spainish biker Maverick Vinales, rides his Yamaha to win the MotoGP race of the Argentina Grand Prix at Termas de Rio Hondo circuit, in Santiago del Estero, Argentina on April 9, 2017. / AFP PHOTO / JUAN MABROMATA

Sejak tahun 2014, baru pada musim ini Maverick Vinales mampu menjadi yang tercepat di Sirkuit Termas Rio de Hondo, Argentina.  Ini menjadi balapan ketiga Maverick Vinales di sirkuit tersebut, sebelumnya Ia jatuh 2 kali.

“Jika dulu ada yang berkata bahwa saya akan bisa menang di Argentina, saya akan bilang tidak mungkin karena di Argentina saya selalu tidak beruntung, dan dari tiga balapan terakhir, saya jatuh dua kali,” ujar Vinales.

Saat ini, Vinales menjadi pembalap Yamaha pertama sejak tahun 1990  yang mampu memenangi 2 seri pertama motogp, setelah sebelumnya Wayne Rainey (USA) pada 1990 yang bisa mendulang 2 kemenangan beruntun pada 2 seri di awal musim.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa

Related Posts

About The Author

Add Comment