Presiden Baru FIFA Ingin Memperbaiki Citra Organisasi

Bagikan Berita Ini

Gianni Infantino ingin memperbaiki citra organisasi setelah resmi terpilih sebagai presiden baru FIFA.

Sekretaris jendral UEFA itu memenangkan pemilihan presiden baru FIFA setelah mendapatkan 115 suara, mengalahkan Sheikh Salman bin Ebrahim al-Khalifa dari Bahrain yang mengumpulkan 88 suara pada voting putaran kedua. Pemilihan ini melibatkan lima kandidat, namun Tokyo Sexwale dari Afrika Selatan mundur menjelang pemungutan suara. Dua kandidat lainnya adalah Pangeran Ali bin Husein dari Bahrain dan Jerome Champagne. Infantino menggantikan Sepp Blatter yang dihukum larangan enam tahun beraktivitas sepak bola.

Blatter yang berkuasa sejak 1998, lengser pada Mei 2015 lalu akibat skandal korupsi. Dan sekarang Infantino yang seorang pengacara itu berjanji untuk membersihkan organisasi tertinggi sepak bola dunia untuk mengembalikan citra dan kehormatan FIFA.

“Kami akan memperbaiki citra FIFA dan respek kepada FIFA dan semua orang di dunia akan menghargai kami,” sambut pria kelahiran Swiss berusia 45 tahun itu.

“FIFA telah melewati masa-masa sedih, masa-masa krisis, tetapi masa-masa itu telah lewat. Kami harus mengimplementasikan reformasi dan menerapkan pemerintahan yang bersih dan transparansi. Kita juga perlu memiliki rasa hormat,” lanjut Infantino.

Pekerjaan berat memang menanti Infantino, setelah beberapa episode yang merusak dalam sejarah FIFA. Investigasi yang dilakukan Amerika Serikat dan Swiss telah menghasilkan puluhan dakwaan korupsi kepada pejabat-pejabat sepak bola yang kebanyakan dari mereka seperti para mantan presiden asosiasi sepak bola nasional dan benua.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment