Peruntungan Conte di Premiere League

Bagikan Berita Ini

Di Italia, Conte adalah raja. Bagaimana tidak? Tiga scudetto beruntun dipersembahkan untuk Nyonya Tua. Klub kedua yang ia bela bertahun-tahun saat bermain, setelah Lecce, memberinya kepercayaan untuk memanajeri skuad yang ada. Setelahnya ia mundur dari Juve dan menjadi pelatih Azzuri.

Di Italia, Conte terbiasa dengan spotlight. Gap Juventus dengan pesaing lainnya besar. Membuat orang-orang percaya bahwa meraih scudetto akan lebih mudah bagi Juventus. Mungkin juga mereka lupa bahwa Juventus sebelumnya menduduki peringkat tujuh dalam dua musim berturutan.

Dengan kesuksesan yang ia miliki di Italia, Conte menggulirkan dadunya ke Inggris. Mencoba peruntungan. Dan Chelsea yang baru saja memutus kontrak kerjasama dengan Jose Mourinho merekrutnya. Di Juve ia terkenal dengan ucapan bahwa tidak akan bisa makan di restoran 100 Euro jika kamu hanya punya 10 Euro. Sebuah kiasan saat ia merajuk meminta skuadnya di upgrade karena ia haus akan sukses di Eropa yang tak sempat ia dapatkan bersama Juve.

Kini di Chelsea, ia punya uang. Abramovich terkenal tak segan menggelontorkan dana untuk belanja pemain. Namun ia punya pesaing yang tak kalah gahar dari dirinya. Jose Mourinho baru saja menggantikan Louis van Gaal di United, Juergen Klopp makin padu di Liverpool, Arsene Wenger yang secara tradisi selalu ada di zona Champions, dan Pep Guardiola yang baru saja direkrut City.

Sampai pekan ke enam Premier League, Chelsea dibawah asuhan Conte masih berada di luar zona Eropa. Chelsea menempati peringkat ke enam Di bawah City, Liverpool, Tottenham, Everton, dan Arsenal. Conte sudah menelan dua kali kekalahan dari Liverpool dan Arsenal.

Dan selama satu setengah bulan menangani Chelsea, Conte mengulangi sejarah buruk Roberto Dimatteo. Pada pertandingan melawan Arsenal dan Hull City, Chelsea gagal membukukan satu pun shots on target. Sama seperti saat Chelsea ditukangi Dimatteo pada tahun 2012 yang gagal membukukan shots on target pada babak pertama saat melawan Manchester City dan Tottenham.

Masih banyak pertandingan yang akan dilalui Chelsea dan Conte. Premier League masih menyisakan tiga puluh dua pertandingan lagi, akan masih banyak drama terjadi selama musim ini. Semoga Conte bisa bertahan untuk jangka waktu lama di Chelsea.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment