Pep Tak Ingin Buat City Jadi Barcelona

Bagikan Berita Ini

Nama Pep Guardiola sebagai seorang pelatih handal tentunya bukanlah sebuah isapan jempol belaka. Hal tersebut terbukti ketika Guardiola mengarsiteki dua tim besar Eropa yakni Barcelona dan juga Bayern Muenchen. Dimana dua tim besar yang diarsiteki oleh Pep Guardiola tersebut mampu meraih berbagai titel juara selama berada di bawah asuhannya. Namun dari kedua tim tersebut, Barcelona tentunya yang paling mendapatkan lampu sorot utama. Hal tersebut bisa terjadi tentunya bukan tanpa alasan. Alasan utamanya adalah karena ketika Pep Guardiola berstatus sebagai pelatih Barcelona, pada saat itu pulalah Barcelona dikenal sebagai tim terbaik di dunia. Berbagai kejuaraan berhasil didapatkan tim Blaugrana baik dalam kompetisi lokal, Eropa hingga dunia.

Bahkan pada saat itu juga permainan khas Barcelona yaitu tiki-taka begitu dikenal di dunia. Yaitu sebuah teknik permainan dengan possession ball menguasai dan juga mengandalkan passing antar pemain. Sebuah teknik permainan yang membuat Pep Guardiola mampu membawa Barcelona pada titik kepuncakannya. Kini, meskipun Pep Guardiola tak lagi menjadi arsitek dari tim bermarkas yang di Nou Camp tersebut tetap saja masih banyak pihak yang menghubungkannya dengan tim tersebut. Termasuk ketika di musim ini Pep Guardiola menjadi nahkoda dari Manchester City. Banyak pihak yang beranggapan bahwa Pep Guardiola akan membuat Manchester City memiliki gaya permainan tak ubahnya gaya permainan yang dimiliki oleh Barcelona.

Namun nyatanya anggapan tersebut adalah salah besar. Karena dalam sebuah wawancara, Pep Guardiola sama sekali tidak berniat untuk menjadikan tim yang bermarkas di Etihad Stadium tersebut. Hal tersebut dilakukan Pep Guardiola bukan hanya karena ingin membuat Manchester City menemukan jati dirinya sendiri sebagai sebuah tim namun juga karena kompetisi Liga Primer Inggris bukan seperti Liga Spanyol. Seperti yang diketahui kompetisi Liga Primer Inggris terkenal dengan permainan kick and rush. Sehingga Pep Guardiola merasa akan sangat memaksakan apabila dia menerapkan skema permainan possession ball seperti Barcelona tanpa melakukan modifikasi.

“(Manchester) City adalah City. Ini adalah sebuah tim besar yang terus menunjukan performa stabil beberapa tahun ini. Saya pernah menjadi pelatih Barcelona namun saya tidak ingin menerapkan rencana tim tersebut pada City. Ini adalah dua tim yang berbeda. Lagipula ini adalah (Liga) Inggris bukan (Liga) Spanyol. Disini bahkan tim paling bawah pun memiliki kesempatan sama besarnya untuk menang. Anda bisa lihat bagaimana Leicester City melakukannya musim lalu. Saya hanya ingin menjadikan Manchester City menjadi tim kuat.” Ungkap Guardiola.

Dicari dengan kata kunci :

  • possesion ball man city di bawah asuhan guardiola
Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment