Memory – Mendukung Timnas U19 di Myanmar

Bagikan Berita Ini

Sejenak luangkan waktu menonton Video Final AFF 2013, saat Timnas U19 Indonesia menghadapi Vietnam berikut ini.

Gol penentu Ilham Udin membuat Gelora Delta Sidoarjo membahana. Dahaga gelar Timnas Indonesia sejak Emas Sea Games 1991. Timnas U19 yang dibangun oleh Coach Indra Sjafri seperti oase di padang pasir sepakbola nasional. Puncaknya adalah Timnas U19 memastikan lolos ke Myanmar usai menaklukan Korea Selatan di GBK. Keinginan untuk dukung Timnas di Myanmar sangat besar.

Tanpa ba bi bu saya membulatkan tekad mendukung langsung Garuda di luar negeri. Bersama Kaskara dan Indosoccer kami membuka pendaftaran untuk Tour AFC U19 di Myanmar. Saya pun sempat bersama Hendra Cipta mendatangi beberapa maskapai untuk menanyakan apakah ada diskon khusus jika pembelian rombongan. Berdasarkan survey ada sekitar 70an orang yang menyatakan tertarik untuk awayays ke Myanmar.

Tour Myanmar Dukung Timnas U19

Kami memprediksi yang ikut sekitar 30-50 orang. Tapi ternyata prediksi salah Hanya 5 orang termasuk saya, Kaskara Indosoccer, dan Hendra Cipta

Karena rombongan besar tidak tercapai, saya pun berinisiatif memesan untuk 4 rekan lainnya. Namun saya hanya melayani Tiket Pesawat dan Hotel.

Persiapan Trip Myanmar nonton AFC U19

Persiapan pertama buat nonton timnas U19 adalah budgeting. Saya mencoba beberapa rute alternatf untuk mendapatkan tiket yang paling murah. Saya belum pernah keluar negeri, jadi sembari mencari harga tiket terbaik, saya membuat pasport untuk perjalanan nanti. Tak perlu memakai Visa untuk masuk Myanmar jadi hanya pasport saja yang saya urus.

Soal pemilihan maskapai, saya benar benar belum pengalaman. hanya mengandalkan satu web penjualan tiket online. Tak ada alternatif lain, yang ada dipikiran saya adalah Jakarta Myanmar Jakarta. Beberapa rekan Semarang dan Surabaya yang memesan tiket mendapatkan harga murah dari maskapai negara tetangga. dengan Rute Kuala Lumpur Yangon Kuala Lumpur. Terpilihlah Tiger Air untuk maskapainya. Tinggal hotelnya, Soal hotel saya banyak mengandalkan review – review dari para backpacker yang pernah ke Myamar. Ocean Pearl Inn dan Motherland Inn jadi dua pilihan alternatif.

Beberapa kali email pihak manajemen hotel menanyakan ketersediaan kamar, akhirnya Motherland Inn jadi pilihan menginap saya dan rekan rekan lain. Ternyata di hotel tersebut teman teman Milanisti Indonesia dan beberapa rekan suporter lain juga menginap di sana.

Hotel Motherland Inn Yangon Myanmar

Hotel Motherland Inn Yangon Myanmar

Perjalanan Menuju Myanmar

9 Oktober 2014 jadi hal bersejarah saya. Pertama kalinya keluar negeri dengan tujuan mendukung timnas, Syal dan kopiah merah putih (peci maiyah) saya kenakan selama tour dukung timnas ini. Bahkan sampai sekarang Peci Merah putih jadi “jimat” saya kalau bepergian ke luar. Cerita ini bisa jadi alasan saya selalu memakai Peci Merah Putih ini.

Changi jadi tempat bertemunya suporter Timnas U19

Changi jadi tempat bertemunya suporter Timnas U19

Kami harus transit di Changi sebelum melanjutkan penerbangan ke Yangon. Karena hanya 1 pesawat Tiger Air yang ke Yangon setiap harinya, maka kami pun bertemu rombongan suporter indonesia yang akan menuju Yangon. Termasuk Cak Nun. Pertemuan suporter Indonesia di Bandara Changi ini ditulis oleh Lucas Aditya Detik >Saat Changi Jadi Meeting Point Pendukung ‘Garuda Muda’ < sudah tidak tersedia. Namun teman teman bisa baca tulisannya di sini 

Mendarat di Yangon Airport bukan membuat saya lega, namun jutru dag dig dug, bagaimana tidak, Inggris saya yang pas pas an harus jadi modal untukmelewati bagian Imigrasi Yangon. Saya copot peci saya saat menghadap mbak mbak Imigrasi yang masih berusia sekita 25 tahun. Tanpa ba bi bu, dia mengecek kesamaan wajah saya dengan pas foto yang di passport. Clap. Pasport keperawanannya direnggut dengan stempel imigrasi Myanmar

Tour Myanmar dukung Timnas U19

Tour Myanmar dukung Timnas U19

Sesampainya Changi kita harus menunggu beberapa kawan lainnya yang menginap di Motherland Inn, Karena pihak hotel menyediakan fasilitas penjemputan. Satu bus kurang lebih 12 an orang, semua suporter Indonesia. Beberapa yang saya kenal adalah Andi Bachtiar Yusuf atau ucup.

Oya, jangan lupa siapkan Dollar dan Euro, karena money changer di sana hanya menerima itu.

Indonesia vs Uzbekistan

10 Oktober 2014 kami sudah bangun pagi, tak sabar menuju stadion dan menonton Timnas sore harinya. Indonesia akan menjamu Uzbekistan. Di Piala AFC U19 ini meskipun saya mendapatkan akreditasi pers – Thanks kak Dendi sudah diambilin, saya tetap membeli tiket. Beruntung ada Herwin Sinaga rekan Milanisti Indonesia yang lebih dulu hadir di Yangon. Herwin mengenalkan saya dengan Reta, cewek cantik asal Surabaya yang bekerja di Yangon Myanmar. Dari mbak Reta saya bisa mengurus tiket untuk dua laga, VS Uzbekistan dan Vs Australia. Kami memang hanya menonton dua laga karena laga terakhir tidak digelar di Yangon tapi di Naypyidaw, di sana digelar partai ketiga Indonesia vs UEA

IMG_20141011_132044 C360_2014-10-10-12-17-52-489

Jika saya dan rombongan menonton dua laga awal, rombongan Milanisti Indonesia justru menonton dua laga Akhir.

Hasil pertandingan Timnas U19 vs Uzbekistan dalam laga perdana AFC Cup U19 2014 tidak membuat kami puas. Justru agak kecewa, Garuda Muda dibantai 3-1. Beberapa ucapan sindiran dilontarkan teman – teman suporter. Timnas U19 terkesan manja, tak fight seperti dulu, tour nusantara dan kunjungan ke Barcelona jadi alasan kritikan teman-teman. Evan Dimas melangkah gontai menuju bis yang membawanya ke hotel. Selain sindiran, tak sedikit yang tetap mengapresiasi memberi semangat. Masih ada dua laga yang bisa dimenangkan. Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia
Toru Myanmar Timnas U19

Jalan Jalan di Yangon

11 Oktober 2014, jeda pertandingan kami gunakan untuk jalan jalan, Bogyoke Aung San Market, Shwedagon Pagoda, Sule Pagoda menjadi destinasi jalan jalan kita. Menariknya di Bogyoke Aung San Market kami banyak bertemu orang Indonesia, kebanyakan adalah rekan rekan jurnalis yang meliput.

Harga barang barang dan makanan di Yangon cukup terjangkau, dengan Kurs 1 Kyat (bacanya chat) : 11 rupiah. cukup 2000 kyat bisa makan kenyang. Beberapa resto rekomendasi diantaranya CafeKSS, Yangon. Lokasinya dekat sule pagoda. Ada juga di dekat Sule Pagoda sebuah resto di kawasan 37th Street, resto islam yang saat kami memesan harus menunjukan gambar bebek karena mereka tidak bisa bahasa inggris.

IMG_20141011_154456 IMG_20141011_115219 C360_2014-10-09-23-33-23-034

Laga Penentu Indonesia

Menghadapi Australia 12 Oktober 2014, Indonesia wajib menang kalau ingin tetap berpeluang lolos ke Piala Dunia. Suporter Indonesia yang hadir di laga ini lebih banyak. Para pekerja Indonesia di Yangon banyak yang libur. Kami, rombongan Milanisti, Bonek dan beberapa suporter lain memiih Tribun Barat Stadion. Alasannya satu, Biar masuk TV. Milanisti Indonesia membentangkan Giant Flag Merah Putih sebagai penyemangat.

Giant Flacg Merah Putih Dari Milanisti Indonesia

Tapi dukungan luar biasa suporter Indonesia gagal berbuah kemenangan. Timnas Takluk 1-0. Dengan dua kekalahan, langkah ke perempat final Garuda Jaya dipastikan sirna. Selamat tinggal mimpi tampil di Piala Dunia U-20 2015 di Selandia Baru.

Fajar Rahman dari BolaNet merekam kesedihan Evan Dimas Dkk dalam foto ini 0000191360

http://www.bola.net/tim_nasional/gagal-indra-sjafri-ini-jalan-tuhan-09015e.html

Mungkin belum saatnya kita kepentas antar negara dunia. Suporter pun tetap mengapresiasi. Teriakan Indonesia Indonesia mereka ucapkan untuk membuat Evan Dimas bangkit dari duduk lesunya.

IMG_20141012_171600

Di luar Stadion kami menjumpai Aman dan Yudha, dua suporter Indonesia asal Medan yang Bersepeda ke yangon untuk mendukung Timnas U19. Luar biasa. Sayang uasaha keras mereka gagal dibayar dengan kemenangan.

IMG_20141012_174255

Demikian cerita perjalanan saya selama mendukung Timnas U19 di Yangon Myanmar. Thanks To Soccertalk dan Advan Indonesia yang sudah menjadi bagian pendukung perjalanan kami ke Myanmar.

C360_2014-10-11-09-16-05-275 C360_2014-10-09-05-15-10-981

Dicari dengan kata kunci :

  • jadwal sepak bola uji coba indonesia vs miyanmar 20 maret 2017
Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment