Marquez Jadi Yang Termuda

Bagikan Berita Ini

Sesaat setelah Mark Marquez berhasil menempati urutan pertama di GP Jepang, kaos yang bertuliskan ‘Give Me Five” (Kaos yang menunjukan tangan terbuka dan menunjukan kelima jarinya) segera dipakai oleh seluruh staff dan para penggemarnya. Kemenangan di GP Jepang ini sekaligus mengunci gelar juara dunia MotoGP musim 2016. Dan dalam karirnya sebagai pembalap, gelar ini merupakan gelar juara dunia ketiga Marquez di MotoGP.

Dalam klasemen terakhir kemarin, perolehan poin Marquez tidak akan sanggup terkejar lagi oleh pesaing terdekatnya, Valentino Rossi, sekalipun Rossi dapat memenangkan tiga balapan tersisa. Marquez dirasa pantas merebut gelar tertinggi pembalap motor ini dari Jorge Lorenzo. Pasalnya hasil terburuknya pada MotoGP musim ini hanya terjadi saat GP Perancis yang membuatnya ada di urutan 13 setelah sebelumnya terjatuh, atau dalam kata lain; ia masih mendapatkan tiga poin.

Bagi pembalap Honda ini, gelar juara dunia yang didapat musim ini merupakan gelar juara dunia ketiganya dalam empat tahun terakhir. Dalam empat tahun itu Marquez hanya kehilangan satu gelar. Yakni, pada musim 2015 yang menobatkan Jorge Lorenzo sebagai kampiun.

Dalam balapan Motegi kemarinpun, Marquz tak Cuma memeangkan gelar juara dunia saja. Namun, ia juga mencetak sejarah di MotoGP. Ia adalah pembalap termuda yang memenangkan gelar juara kelas utama, pada saat itu usianya baru menginjak 23 tahun dan 242 hari.

Pembalap yang dijuluki “Si Baby Alien” ini juga melewati rekor yang diciptakan Mike Hailwood, yang memenangkan gelar juara dunia pada usia 24 tahun dan 108 hari. Ia saat itu menjuarai kelas 500cc, dan itu merupakan gelar ketiganya berturut-turut di tahun 1964. Marquez juga mengalahkan sang idola; Valentino Rossi, untuk masalah rekor. Rossi yang saat itu berumur 24 tahun dan 138 hari sukses meraih gelar kelimanya di MotoGP 2003.

Tiga gelar yang didapat Marquez dalam kurun empat musim terakhir juga sangat berkesan. Alasannnya tentu saja karna ia menyabet gelar MotoGP ini dengan satu tim yang sama, Honda. Inipun juga menyamai rekor Valentino Rossi yang telah memenangkan gelar kelas utama saat mengendarai kelas 500cc satu kali, dan kelas MotoGP dua kali. Dalam sejarah, satu-satunya pembalap yang dapat melampaui kedua pembalap itu di kelas utama adalah Mick Doohan. Doohan saat itu membalap untuk tim Honda dan telah menjuarai kelas 500cc lima kali.

Dalam kebangsaan yang sama, Marquez berati telah menyamai rekor Jorge Lorenzo dengan lima gelar juara dunia. Di Negri matador tersebut, hanya ada satu pembalap yang dapat melebihi rekor mereka berdua, pembalap tersebut adalah Angel Nieto. Nieto telah mengoleksi 13 gelar juara dunia, 7 kali di kelas 125 cc dan 6 kali dikelas 50cc.

Dengan kemenangan Marquez di Jepang, setidaknya Marquez telah memenangkan balapannya sebanyak lima kali per-musim dan selama tujuh tahun terakhirnya di berbagai kelas membalap. Sebelum Marquez ada dua pembalap yang juga memperoleh gelar yang sama dan rekor tersebut telah bertahan selama 68 tahun; sebelum Marquez pecahkan hari minggu lalu. Rekor luar biasa yang telah bertahan selam puluhan tahun itu adalah milik Mike Hailwood dan si tua Giacomo Agostini.

Dalam usia yang masih terbilang belia ini, Marquez telah menjuarai banyak kejuaraan dan memecahkan berbagai rekor yang ada di waktu-waktu sebelumnya. Gelar demi gelar Mark Marquez ini jelas tidak didapat dengan mudah, ada perjuangan setengah mati yang harus ia lakukan. Dan tentu saja kita semua akan mengucap selamat atas rekor dan juga gelar yang telah diraihnya hingga kini.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment