Lifter Indonesia Siap Unjuk Gigi

Olimpiade semakin dekat. Para atlit-pun berbenah agar tampil maksimal di Brazil nanti. Banyak yang harus disiapkan oleh para atlit agar bisa tampil maksimal, guna mengharumkan nama Bangsa dan tanah kelahirannya. Tak terkecuali tim angkat besi Indonesia yang telah sampai di Brazil pada kamis (28/7) malam.

Para lifter tanah air langsung digeber porsi latihan reguler sehari setelah kedatangannya di Rio de Jainero. Mereka tampak tidak mengalami jetlag yang parah karna telah memangkas selisih waktu antara Jakarta dan Rio dengan berlatih terlebih dahulu di Cape Town, Afrika Selatan. Namun, sebagian atlit diberitakan masih belum pulih dari kekelahan akibat perjalanan yang cukup jauh.

Pada sesi latihan tersebut, Triyatno dan I ketut Ariana terlihat belum bisa melakukan angkatan yang biasa mereka lakukan pada latihan di Cape Town. Kondisi ini-pun membuat pelatih mereka, Aveenash Pandoo segera meminta mereka menghandikan sesi latihan.

Tapi hal itu tak berpengaruh terhadap lifter lain, semisal Deni, Eko Yuli Irawan, Muhammad hasby, Dewi Safitri dan Sri Wahyuni. Mereka semua mampu memenuhi ekspektasi pelatih dan mampu melahap semua porsi latihan yang diberikan.

Lifter Indonesia Siap Unjuk Gigi

Lifter Indonesia Siap Unjuk Gigi

Manajer tim, Alamsyah Wijaya, mengatakan, tim pelatih mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki banyak hal saat latihan selama sepuluh hari di Cape Town.

“Di Cape Town kami melakukan traning camp sepanjang seppuluh hari dengan program finalisasi latihan menunju pertandingan. Artinya, kami memperbaiki teknik-teknik yang salah, meningkatkan power mereka, memperbaiki nutrisi mereka agar lebih baik lagi dan me-minimalisasi perbedaan waktu antara Rio dan Jakarta” ungkap Alamsyah.

Terbukti, selama akhir pekan kemarin, para atlit angkat besi sudah bisa berlatih kembali dan tidak mengalami jetlag. Dan menurutnya ini adalah progres yang luar biasa.

Menghadapi Olimpiade 2016 di Brazil, pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, Binaraga seluruh Indonesia atau biasa PB PABBSI masih mengandalkan peraih dua mendali perunggu olimpide, Eko Yuli Irawan dan peraih mendali perak Olimpiade tahun lalu, Triyatno. Alamsyah mengakui bahwa keduanya masih menjadi pilihan utama meski tidak menutup kemungkinan adanya bintang baru.

Dilain sisi sejumlah lifter Rusia dicoret dari daftar peserta akibat doping. Namun, menurut manajer tim lagi hal itu tidak akan berpengaruh banyak pada kondisi atlit Indonesia. Pasalnya Rusia tidak mau banyak bersentuhan dengan kelas-kelas yang diikuti Eko Yuli Irawan dkk.

Namun, akan ada satu lifter Rusia yang akan turun di kelas 69 putra dan sedikit banyak akan membuat posisi Indonesia semakin baik.

Tim angkat besi Indonesia akan memulai peruntungannya di Olimpiade Rio de Jainero pada sabtu, 6 Agustus esok dan PB PABBSI menargetkan tiga mendali di Olimpiade tahun ini.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa

Latest posts by Arista Budiyono (see all)

Related Posts

About The Author

Add Comment