Libur Nanti, Marquez Akan Tonton Setiap Laga Barcelona

Mark Marquez masih larut dalam euforia keberhasilannya setelah memastikan diri menjadi jawara MotoGP 2016. Marquez dinyatakan sebagai juara MotoGP 2016 setelah berhasil Finish di urutan pertama pada sirkuit Motegi, Jepang. Perolehan poin Marquez tidak lagi dapat dikejar oleh Jorge Lorenzo, ataupun yang paling dekat Valentino Rossi, meski masih meyisakan tiga balapan.

Meskipun diluar sana masih banyak pembenci Marquez dan tidak senang dengan gelar juara yang diraihnya serta menyebut bahwa itu hanyalah sebuah keberuntungan. Namun, Marquez tetap bersikap profesional dan menganggap itu sebagai hal yang wajar dan hanya menganggapnya sebagai angin lalu.

Kepada para wartawan, Marquez pun mengungkapkan bahwa cerita dari tahun ke tahun sungguh berbeda. Dan dalam persoalan membalap tidak dapat bergantung kepada satu hal, ada banyak pengaruh, mulai dari motor, pabrikan, tim dan semuanya harus 100 persen dan itu tidak mudah untuk dicapai.

Marquez juga mengutaran bahwa ia mengambil pelajaran pada musim lalu, yang mendapat poin nol dalam enam kali balapan. Ia menggunakan pengalaman tersebut untuk kembali bertahta di musim ini. Marquez sendiri mengawali musim dengan sangat baik. Kepada wartawan, Marquez juga mengungkapkan bahwa ia masih seperti anak-anak dan belum beranjak tua.

“Tua bukanlah kata yang tepat! Saya masih merasa seperti anak-anak dan bukan seperti pria dewasa. Saya dalam proses belajar dan mendapat banyak hal sepanjang karir saya membalap dan juga dalam hidup saya. Kita semua adalah manusia yang terkadang berbuat kesalahan bahkan terus menerus mengulanginya. Yang jelas dari tahun ke tahun saya akan belajar banyak hal”.

“Anda akan selalu punya kekuatan untuk dapat ditingkatkan lebih lagi, dan akan selau punya kekurangan yang dapat diperbaiki di waktu mendatang. Dan jika saya memberi penilaian untuk diri saya sendiri, saya akan memberikan nilai 9,5. Setengah poin yang hilang karna GP Le Mans, saat itu saya jatuh dan hanya berada diurutan 13”.

“Saya membuat kesalahan fatal yang seharusnya dapat dihindari. Kesalahan saya yang lain juga terjadi kerna terlalu memaksa seperti pada GP Silverstone. Meskipun pada saat itu saya dapat menyelesaikan balapan di posisi ke-empat” Tandas Marquez.

Saat musim liburan nanti dan tidak ada balapan, ia akan banyak menghabiskan waktunya di rumah dan tidak berlibur ke tempat wisata seperti para pembalap lainnya. Ia juga mengatakan akan menghabiskan sore harinya untuk duduk di sofa dan menonton sepak bola, terutama Barcelona, karna ia adalah penggemar fanatik Barcelona. Dan tidak pergi kemana-mana, karna ia sudah keliling dunia untuk membalap.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Related Posts

About The Author

Add Comment