Laskar Benteng Viola, Selalu Ada Untuk Persita

Bagikan Berita Ini

Pagi ini beberapa anak muda dengan kaos & syal warna ungu mulai mendatangi sudut Stadion di kota Tangerang. Nampak dua bus sudah terparkir di halaman stadion yang biasa disebut Stadion Benteng tersebut. Mendekati pukul 10.00 pagi sekitar puluhan anak muda mulai terkumpul.

Sayan sengaja mendatangi Stadion Benteng pagi ini untuk menyaksikan teman teman Laskar Benteng Viola yang akan mendukung tim kesayangannya Persita Tangerang. Hari ini ada jadwal Home Laskar Cisadane, Persita akan menjamu Perserang. Meski berstatus laga Home, namun untuk mendukung Persita bukan urusan yang mudah buat Laskar Benteng Viola, Mereka setidaknya harus merogoh kocek sekitar 60ribu setiap match.

Laga Home Persita tidak dimainkan di wilayah Tangerang, itu yang membuat LBV harus keluar ongkos yang lumayan. Selama ISC B digelar, Laga home Persita dimainkan di Stadion Singaperbangsa Karawang.

“Ya sekitar 200an bahkan lebih, kemarin saat away ke Bogor bahkan bisa 1000 an” Demikian ucap Sis Anto saat saya tanyakan soal berapa banyak rekan suporter yang mendukung langsung Persita. Tiketnya sebenarnya murah, hanya 10 ribu. namun untuk sewa bis Tangerang – Karawang bisa sampai 50 ribu. Beruntung jadwal Persita selalu di hari Sabtu, sehingga suporter bisa ikut mendukung langsung dikarenakan libur kerja / sekolah.

Hari ini di ISC B Persita akan melawan Perserang, Persita yang jadi pemuncak klasemen tentu akan berusaha mempertahankan posisi puncak, sementara Perserang ingin meraih 3 point untuk dua misi. Merebut puncak klasemen dan memberikan kado Bala Singandaru (Suporter Perserang) yang 5 Agustus kemarin berulang tahun ke 12.

MUI Tangerang “Haram” Menggelar Sepakbola

Pagi tadi, Sis sebagai ketua LBV juga bercerita soal sudah cairnya hubungan Suporter Persita dan Persikota. Bahkan kedua kelompok suporter sudah menghadap MUI kota Tangerang untuk bersilaturahmi. Menurutnya, MUI sebenarnya tidak mengharamkan, hanya menghimbau untuk tidak ada sepakbola di Tangerang karena ada efek keributan sesudahnya.  Jadi sebenarnya yang di haramkan keributannya bukan sepakbolanya.

Kerusuhan suporter sebenarnya bisa dihindari, dengan penanganan dan tindakan pencegahan yang tepat. Namun acap kali, para pemimpin dan pemangku kekuasaan tidak mau berpikir terbuka, ketakutan dan phobia akan masa lalu (kerusuhan sebelumnya) membuat cap atau stigma negatif.

Saya merindukan stadion Benteng bergemuruh lagi, pastinya demikian dengan para Laskar Benteng Viola. Mereka tentu ingin menikmati tontonan home dengan rasa home. Bukan seperti sekarang, Kandang dengan citarasa Tandang.

Kami Rindu Bola Tangerang.

 

 

Arista Budiyono

Juru tulis @infoolahraganet

Dicari dengan kata kunci :

  • kata kata persita
  • kata kata viola untuk persita
  • kata kata anak persita
  • kata kata buat syal suporter persita
  • kata kata untuk persita
Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment