(Bukan) Menuju PON Prestasi?

Bagikan Berita Ini

Kamis kemarin dilaksungkan Diskusi di Tabloid BOLA, Dengan tajuk “PON Prestasi” Sebagai perwakila penyelenggara hadir Yudha M.saputra selaku  Kepala Dinas Olahraga Dan Pemuda – Kadisorda Jabar. Dari KONI Pusat diwakili M Nigara, dan Sekjen PASI Tigor Tanjung.

Mengawali diskusi Bapak Yudha memaparkan kalau Jabar siap menggelar Pesta Olahraga Nasional yang ke 26 ini. Meskipun bantuan pemerintah yang dijanjikan tidak sepenuhnya cair, tapi dengan dana APBD persiapan jelang PON 2016 bisa dirampungkan tepat waktu.

Sementara M Nigara yang mewakili KONI mengatakan kalau PON ini sebenarnya adalah bentuk perlawanan terhadap Belanda, Saat Agresi Belanda ada tahun 1947. PON di Solo 1948 merupakan bentuk pembuktian kalau Indonesia masih ada.  Nigara juga menyoroti PON selama ini hanya dijadikan bahan etalase atau show of dari setiap propinsi. Setiap peserta tidak peduli prestasi nasional, tapi bagaimana propinsi mereka unggul. Padahal sukses di PON belum tentu akan sukses ditingkat nasional. Setiap propinsi tidak berani menurunkan atlit muda terbaiknya karena takut bersaing, mereka menurunkan atlet senior itu dan itu lagi.

Menuju PON Prestasi

Menuju PON Prestasi

PON Prestasi & PON Rekreasi

Menurut M Nigara, seandainya bisa dibuat dua PON, 2 tahun PON Prestasi yang mengedepankan atlet atlet muda untuk naik ke jenjang Nasional dan 2 tahun kemudian diadakan PON Rekreasi, PON yang hanya jadi ajang “Pamer” setiap propinsinya.

Selama PON ini jadi ajang Etalase akan selalu muncul polemik kepindahan atet dari Propinsi anu ke Propinsi itu untuk sebuah ajang pamer tadi.

Pendapat Nigara diamini Oleh Sekjen PASI Tigor Tanjung, Menurutnya PON ini bukan sebagai PON Prestasi. Sejak PON 1 Atletik selalu jadi pusat perhatian, tapi apakah PON bisa meningkatkan Prestasi Atlet Nasional, ternyata tidak. PON hanya sebagai ajang Pesta (Mengincar Bonus) Seorang pelari di kelas 100 Meter akan juga turun dikelas 200 dan 400 demi Bonus tadi. Seandainya atlet itu bisa berlari di 100 M dengan 10,5 detik tapi saat ia bisa menang dengan 10,7 detik saja, maka ia akan melakukan itu. Ia tidak berambisi untuk melewati 10,5 detiknya.

Minimnya Rekor PON

Sejak PON 2000 sampai PON 2012, Hanya 8 rekor nasional yang tercipta dari 46 nomor yang dipertandingkan. Sebenarnya kalau mau dipertegas adanya Pembatasan Usia dan limit kualifikasi. Namun ide itu selalu ditolak oleh PASI Daerah yang tak mau terlalu ketat seleksinya. Limit 100 M dengan 10.7 Detik dari tahun ke tahun ya segitu saja.

PPLP ada di 24 Propinsi, seharusnya itu bisa digunakan daerah untuk mengembleng atlet mudanya. Tapi jika memang tidak mau dengan kualifikasi yang tinggi, ya jadikan saja PON sebagai pesta untuk alat pemersatu bangsa. karena tidak ada Prestasi Nasional yang bisa dicari di sana.

Catur Sukses PON

Yudha M Saputra melanjutkan pembahasan tentang catur sukses PON 2016, Sukses penyelenggaraannya, sukses prestasinya, sukses perekonomiannya, dan sukses administrasi. Ada 170 pejabat KPK yang terjun langsung ke PON 2016, Setiap pengeluaran dana melibatkan banyak lembaga seperti PPATK, Polisi untuk mengawasi agar bisa sukses Administrasi.

Sukses Prestasi, sudah ada beberapa rekor nasional yang dipecahkan sebelum laga pembukaan PON 2016 Sabtu malam nanti. Jumlah cabang yang dipertandingkan sebanyak 44 cabang dengan 12 Cabang eksebisi seperti drumband dll. Sebenarnya kami sebagai penyelenggara tidak mau ada banyak cabang, akan tetapi KONI lah yang menentukan cabang cabang apa saja yang dipertandingkan. di Riau hanya ada 601 medali yang diperbutkan di PON 2016 ada 756 Medali.

Jawa Barat juga berinovasi untuk membuat dokument multi event, selama ini tak ada petunjuk untuk bagaimana menjadi tuan Rumah PON, Jawa Barat menginisiasi itu untuk nantinya diserahkan ke Papua sebagai penyelenggara PON berikutnya.

Jadi menurut teman-teman, apakah PON bisa dijadikan sebagai PON Prestasi?

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Arista Budiyono

Tukang Ketik at Infosuporter
Kalau twitter @infosuporter
Kalau website Infoolahraga.net
jangan lupa
Bagikan Berita Ini

Related Posts

About The Author

Add Comment