Awan Mendung Masih Naungi Leicester City

Berstatus sebagai juara bertahan tentu membuat ekspektasi tinggi segera dipikul oleh tim Leicester City pada musim ini. Mereka segera tergabung dengan Chelsea, Manchester City, Manchester United, Liverpool maupun Tottenham Hotspurs sebagai kandidat juara Liga Primer Inggris musim ini. Namun apa mau dikata, ekspektasi tinggi tersebut tidak mampu dijawab dengan baik oleh anak asuh oleh Claudio Ranieri. Hal tersebut terbukti dengan Leicester City yang sejauh ini terlempar dari klasemen sepuluh besar bahkan mendekati klasemen zona degradasi. Yang paling terbaru adalah ketika Jamie Vardy dan timnya berhasil ditaklukan Chelsea di Stamford Bridge. Dengan kekalahan yang tidak tanggung-tanggung yaitu tiga gol tanpa balas.

Dimana ketiga gol dari Chelsea tersebut masing-masing diciptakan oleh Diego Costa, Eden Hazard dan yang terakhir oleh Victor Moses. Pertandingan tersebut juga semakin menjelaskan titik lemah dari Leicester City yaitu servis bola mati. Dimana pada situasi tersebut, tim asuhan Claudio Ranieri tersebut seringkali harus merasakan gol yang diciptakan oleh tim lawan. Pada pertandingan melawan Chelsea, servis bola mati tersebut berhasil dimanfaatkan oleh Diego Costa untuk menciptakan gol kemenangan pertama. Tentunya kemenangan tersebut membuat pasukan Antonio Conte semakin memperbaiki posisinya di klasemen atas Liga Primer Inggris. Hal berbanding terbalik tentunya didapatkan oleh tim yang dihancurkan yaitu Leicester City. Dimana posisi mereka di klasemen semakin terpuruk dan terus mendekati zona merah degradasi.

Sebagai pelatih, Claudio Ranieri juga menyadari posisi Leicester City yang semakin terjepit dengan hasil kekalahan dari Chelsea. Dimana Claudio Ranieri mengakui sangat kecewa dengan kekalahan yang dialami oleh timnya namun dia meminta untuk anak asuhnya untuk segera bangkit menyambut pertandingan-pertandingan selanjutnya Liga Primer Inggris.

“Mereka tentunya melihat hasil pada hari ini. Ini adalah kekalahan yang harus diterima meskipun sulit. Sebagai tim, akan ada masa sulit untuk dihadapi bersama. Ini bukan waktu yang tepat untuk terus melihat ke belakang dan menyalahkan satu sama lain. Kami memiliki banyak kesempatan walaupun tidak bisa dipungkiri, Chelsea adalah tim yang kuat. Kami harus segera bangkit untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.” Ujar Claudio Ranieri.

Kekalahan demi kekalahan yang dirasakan oleh Claudio Ranieri dan timnya membuat banyak orang mulai meragukan bahwa Leicester City mampu mempertahankan gelar juara Liga Primer Inggris di musim ini. Apalagi tim-tim besar lainnya terus menunjukan taringnya dengan terus meraup poin penuh.

Follow MeFollow on FacebookTweet about this on TwitterFollow on Google+Pin on PinterestFollow on LinkedIn

Related Posts

About The Author

Add Comment